Weather (state,county)

Materi Terbaru

Selasa, 25 Oktober 2022

Konsep Kurikulum Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT)

 

Sumber Gambar: aderoni.com

Definisi Kurikulum

Sebelum lebih jauh membahas kurikulum pendidikan dan pelatihan (Diklat) ada baiknya kita memahami definisi kurikulum secara umum karena memahami kurikulum merupakan salah satu syarat untuk menentukan tujuan yang hendak dicapai dalam pendidikan dan pelatihan, seperti halnya dalam dunia pendidika formal, kurikulum sering mengalami perubahan, karena berharap dari perubahan kurikulum, mutu pendidikan akan lebih baik.

Secara umum kurikulum adalah kumpulan rencana, tujuan, materi pembelajaran, dan bahkan cara mengajar yang digunakan sebagai pedoman oleh para pengajar demi tercapainya tujuan akhir pembelajaran. Secara etimologis, kurikulum berasal dari kata yang diambil dari Bahasa Yunani yaitu curir yang berarti “pelari”, serta curere yang artinya “tempat berpacu”. Istilah ini dahulunya digunakan dalam dunia olahraga, (Putra, 2020)

Sehingga dapat diartikan bahwa kurikulum merupakan pedoman yang harus ditempuh oleh seseorang untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Jika dikaitkan dengan dengan dunia pendidikan kurikulum merupakan pedoman utama yang dipakai oleh guru, dosen dan pengajar untuk mencapai tujuan yang diharapkan, tujuan ini bisa saja prestasi peserta didik, mutu pendidikan, keterampilan, sikap siswa yang sesuai dengan standar yang diharapkan.

Berdasarkan undang-undang 20 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional bahwa: ‘Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu’.

Juga menurut pandangan ahli seperti Nasution (2006) bahwa kurikulum merupakan serangkaian rencana yang disusun demi melancarkan proses belajar-mengajar. Selain itu  Nana Sudjana (2002) bahwa kurikulum merupakan kumpulan niat dan harapan yang tertuang dalam bentuk program pendidikan yang mana dilaksanakan oleh guru di sekolah.

Dari pandangan tersebut, bahwa kurikulum merupakan serangkaian rencana pembelajaran, mulai dari awal sampi akhir yang tertuang dalam bentuk program pendidikan agar menjadi pedoman utama bagi pendidik, sekolah dan pengemban pendidikan.

Begitu juga yang ada dalam kurikulum pendidikan dan pelatihan (diklat), merupakan pedoman utama pelaksanaan diklat, mulai dari awal hingga akhir pelaksanaan diklat, baik di dalamnya berupa tujuan, isi, bahan ajar, perangkat, metode diklat, pendekatan dan hal-hal menyangkut proses pembelajaran.

Komponen Utama Kurikulum

Komponen kurikulum merupakan bagian terpenting dalam mendukung penyempurnaan kurikulum, artinya komponen ini bagian terpenting jika seseorang menyusun kurikulum baik itu kurikulum pendidikan formal, non formal atau kurikulum pendidikan dan pelatihan (diklat), diantara komponen kurikulum yang dimaksud sebagai berikut:

1.   Komponen Tujuan

Pada komponen tujuan berhubungan dengan hasil yang diharapkan dari proses pembelajaran. Misalnya; kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, dan keterampilan.

2.    Isi atau Materi

Komponen isi dan materi berhubungan dengan segala aspek, termasuk materi pelajaran atau kegiatan peserta didik yang terarah sesuai dengan tujuan pendidikan

3.    Strategi Pelaksanaan

Komponen strategi berhubungan dengan metode, pendekatan, serta peralatan yang digunakan dalam proses pelaksanaan kurikulum agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik.

4.   Evaluasi

Komponen evaluasi berhubungan dengan proses penilaian terhadap tingkat ketercapaian tujuan dan efektivitas suatu kurikulum dalam proses pembelajaran. Dengan adanya evaluasi, maka dapat ditentukan apakah suatu kurikulum dapat dipertahankan atau tidak, atau diperbaiki agar lebih baik lagi (www.maxmanroe.com).

1.   Konsep Kurikulum Pendidikan dan Pelatihan

Kurikulum pendidikan dan pelatihan (diklat) harus mengacu pada standar kompetensi yang mencapainya, artinya kurikulum diklat tidak terlepas dari tujuan dan capaian yang diharapkan, sama seperti kurikulum pendidikan umum semua harus punya standar dan ketentuan yaitu kompetensi yang diharapkan. Begitu juga dalam kurikulum diklat. Diantara hal penting yang perlu diperhatikan dalam kurikulum diklat yaitu:

1)   Kompetensi yang berkenaan dengan kemampuan peserta diklat dalam meningkatkan pengetahuan, teknis/keterampilan, serta sikap dan perilaku

2)   Kompetensi untuk meningkatkan pengalaman belajar peserta diklat sesuai dengan bidangnya masing-masing

3)   Kompetensi yang mengambarkan hasil belajar (learning outcomes) yang menjelaskan hal-hal yang dilakukan peserta didik setelah melalui proses pembelajaran

4)   Kompetensi kemampuan peserta pelatihan melakukan sesuatu oleh karena itu harus didefinisikan secara jelas dan spesifik mengenai hal-hal yang hendak dicapai oleh peserta pelatihan

 

Diantar hal penting yang perlu diperhatikan dalam kurikulam diklat, bahkan ini akan tertuang dalam draf kurikulum diklat, diantaranya sebagai berikut:

 

1.    Tujuan pelatihan

Dalam merencanakan pendidikan dan latihan, hal pertama yang harus diperhatikan adalah penentuan tujuan. Adanya tujuan Pendidikan dan latihan membuat kegiatannya dapat terarah, apakah pendidikan dan latihan tersebut bertujuan peningkatan pengetahuan, keterampilan atau ada tujuan lain.

2.    Manfaat pelatihan

Setiap pelaksanaan kegiatan diharapkan dapat membawa manfaat, baik untuk individu maupun untuk organisasi.

3.    Materi pelatihan

Materi yang diberikan kepada peserta pendidikan dan latihan harus disesuaikan dengan tujuan. Apabila tujuannya adalah peningkatan keterampilan, mestinya materi yang diberikan akan lebih banyak bersifat praktek.

4.    Waktu dan tempat pelatihan dilaksanakan

Pelaksanaan pendidikan dan latihan harus memperhitungkan waktu, karena adanya pengaturan waktu yang tepat, maka tidak ada jam efektif yang terbuang. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan rotasi pendidikan dan latihan. Selain waktu, tempat juga menentukan berhasil dan tidaknya pendidikan dan latihan. Tempat yang tepat, sesuai dengan metode dan tujuan, akan mendukung bagi tercapainya pelaksanaan pendidikan dan latihan yang tepat.

5.    Pelatih dan karyawan yang akan dilatih

Pelatih dan karyawan merupakan faktor utama terselenggaranya pendidikan dan latihan. Meskipun sarana dan prasarana memadai, kalau tidak ada pelatih dan karyawan, maka tidak akan terjadi pendidikan dan latihan. Pelatih adalah seseorang yang menyampaikan materi pendidikan dan latihan sesuai tujuan, sedangakan karyawan adalah orang yang menerima pengetahuan dan keterampilan yang diajarkan.

6.    Biaya yang dibutuhkan dalam pelatihan

Kegiatan tanpa adanya biaya, maka tidak akan menghasilkan yang maksimal. Hal ini disebabkan semua aktivitas selalu membutuhkan dana, betapa pun kecil. 

7.    Metode pelatihan yang dipakai

Pelaksanaan pendidikan dan latihan harus menggunakan metode yang tepat, hal ini disebabkan ketepatan metode akan sangat berpengaruh terhadap hasil pendidikan dan latihan yang dijalankan. Situasi dan kondisi pendidikan dan latihan harus diperhitungkan, sehingga penerapan metode dapat disesuaikan.

8.    Fasilitas yang diperlukan dalam pelatihan

Fasilitas yang dimaksudkan di sini adalah fasilitas yang mendukung kegiatan, misalnya fasilitas penginapan, makan dan sebagainya.

Dari gambaran tersebut setidaknya dalam konsep kurikulum diklat tidak jauh dari kurikulum pendidikan umum, karena di dalamnya memuat tujuan, rencana pembelajaran, metode, pendekatan, model diklat, alat dan bahan yang digunakan, termasuk peserta dan waktu pelaksanaan. Artinya bahwa dalam kurikulum diklat harus memuat secara detail mulai dari perencaan awal sampai tahap akhir hingga teknik evaluasi diklat.

Daftar Referensi

_______________2014. Konsep Pendidikan Dan Pelatihan. http://izzaucon.blogspot.com

Nasution. 2006. Kurikulum dan Penganjaran. PT. Bumi Aksara, Jakarta

Nana Sudjana. 2002. Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum di Sekolah. Sinar Baru Al-gesindo. Bandung

Neni Rohaeni. Yoyoh Jubaedah. Model desain kurikulum pelatihan profesi guru vokasional berbasis technological curriculum. Dosen jurusan PKK FPTK UPI. http://jurnal.upi.edu

_______________Pengertian Kurikulum: Fungsi, Manfaat, dan Komponen Kurikulum. https://www.maxmanroe.com

Purta. 2020. Pengertian Kurikulum: Fungsi, Tujuan, Sejarah Contoh & Komponen Kurikulum. https://salamadian.com/pengertian-kurikulum

______________Undang-Undang 20 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional

22 komentar:

  1. Assalamualaikum wr wb
    Izin bertanya, apabila diklat yang kita laksanakan hasilnya jauh dari yang kita harapkan,bagaimana solusinya ?
    Mihammad syariful aqlam
    20171024

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yogi satiawan 20171013 Apa saja faktor penghambat yang kemungkinan muncul dalam pengembangan kurikulum pendidikan?

      Hapus
  2. Izin bertanya pak.. atas nama Nurul Unsya Akmal Nim 20171032 kelas A pertanyaan saya apa idikator keberhasilan suatu pelaksanaa diklat... Terima kasih 🙏🏾

    BalasHapus
  3. Assalamualaikum wr wb saya sopiyana nim 20171028 izin bertanya apakah konsep kurikulum harus dengan standar kompetensi seperti yang tertera pada artikel ini agar sebuah konsep kurikulum pendidikan dan pelatihan itu bisa mencapai tahapannya?

    BalasHapus
  4. Yogi satiawan 20171013 Apa saja faktor penghambat yang kemungkinan muncul dalam pengembangan kurikulum pendidikan?

    BalasHapus
  5. Absenin kehadiran Yuliana nim 20171025

    BalasHapus
  6. Absensi kehadiran Nurhikmah NIM 20171003

    BalasHapus
  7. Absensi kehadiran Dominikus Walla (20171023)

    BalasHapus
  8. Absen kehadiran
    Nama : Lena Sulmayanti
    Nim : 20171001

    BalasHapus
  9. Absensi
    Desty Humairo' ZN (20171031)

    BalasHapus
  10. Absensi
    Alan Kurnia Maulana (20171016)

    BalasHapus
  11. Muhamad Syahrizal Ramadhani 20171021 izin bertanya apakah dengan bergantinya kurikulum dengan jangka waktu yg singkat dapat memberikan dampak bagi para pengajar?

    BalasHapus
  12. Izzin bertanya pak🙏
    tingkat ketercapaian tujuan dan efektivitas suatu kurikulum dalam proses pembelajaran erat kaitannya dengan Evaluasi.
    Apakah ada jangka waktu tertentu untuk mengetahui kefektifan suatu kurikulum yang di berlakukan? (dalam artian harus adkah masa digunakannya suatu kurikulum untuk mengetahui efektif atau tidaknya kurikulum tersebut)🙏

    BalasHapus