Dalam konsep desain pesan media masa, tentunya tidak ada perencanaan, tujuan dan feedback yang ingin diperoleh dari penyemapai pesan tersebut, sehingga media masa juga tidak serampangan dalam menyusun model komunikasi yang ingin di sampaikan.
Berikut ini salah satu contoh desian pesan media masa media visual
Gambar di atas salah satu
desian pesan media masa, gambar tersebut merupakan bentuk komunikasi visual
dalam pesan moral agar tidak menyontek dan berlaku jujur. Dan poster tersebut
lebih cocok di pasang di area sekolah atau lembaga pendidikan.
Dari gambar tersebut
ditujukan untuk pelajar atau mahasiswa agar tidak menyontek karena bahasa dalam
poster tersebut sangat jelas yaitu “Menyontek! Tak di ajarkan di surga, tak
di ujikan di neraka, Tak diluluskan di dunia, Ayo hidup jujur”.
Adanya pesan ini para
pembaca sudah memahami bagaimana isi pesan yang disampaikan sehingga sangat
mudah untuk cerna oleh pelajar sekalipun. Termasuk ada gambar orang yang duduk
dan sedang menyontek artinya gambar sudah mewakili pesan yang akan disampaiakan.
Bahasa yang digunakan mudah
dipahami dan tidak ambigu, warna sangat terang sesuai sehingga setiap unsur
yang ada dalam poster tesebut bisa dibaca.
Dari gambar di atas sudah
menerapkan prinsip desain pesan, yaitu seperti adanya:
1.
Adanya gambar dan kalimat yang menjelaskan pesan yang akan disampaikan
poster tersebut sesuai dengan tujuan pesan yang akan disampaikan
2.
Mudah dipahami oleh pembaca sehingga memenuhi unsur kognitif
3.
Pengelompokkan pesannya sangat tertata dengan baik
4.
Gambar tersebut sesuai dengan prinsip desai pesan yaitu mudah dikenali
oleh pembaca
5.
Bahasa tidak bias, singkat, jelas dan efektif
6.
Dari judul dan sub judul mampu menarik
perhatian
7.
Termasuk posisi gambar sudah sesuai, tidak menutup pesan yang lain
sehingga terlihat jelas
Gambaran desain pesan di
atas merupakan gambar desain pesan pada komunikasi media masa yang sekiranya
sudah memenuhi prinsip desain pesan secara umum. Karena deisan pesan tentunya
harus membatasi dan menyesuaikan untuk kebutuhan dalam menunjang segi kognitif
(mental), afektif (sikap) dan psikomotor (skill) pembaca ketika pesan itu
dibuat. Artinya konsep yang dibuat juga harus disesuaikan dengan kebutuhan dan
tujuan tertentu seperti dalam memasukan tanda, simbol, bahasa, gambar dan
penempatan sesuai dengan isi pesan yang disampaikan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar