1. Kurikulum
Sebelum lebih jauh membahas soal kurikulum pendidikan dan pelatihan
(Diklat) ada baiknya kita memahami definisi kurikulum karena memahami kurikulum
merupakan salah satu syarat untuk menentukan tujuan yang hendak dicapai dalam
pendidikan dan pelatihan, seperti yang kita pahami dalam dunia pendidika
formal, kurikulum sering kali mengalami banyak perubahan dari periode ke
periode lainnya, karena berharap dari perubahan kurikulum, mutu pendidikan akan
lebih baik.
Secara umum kurikulum adalah kumpulan rencana, tujuan, materi
pembelajaran, dan bahkan cara mengajar yang digunakan sebagai pedoman oleh para
pengajar demi tercapainya tujuan akhir pembelajaran. Secara etimologis,
kurikulum berasal dari kata yang diambil dari Bahasa Yunani yaitu curir yang
berarti “pelari”, serta curere yang
artinya “tempat berpacu”. Istilah ini dahulunya digunakan dalam dunia olahraga,
(Putra, 2020)
Sehingga dapat diartikan bahwa kurikulum merupakan pedoman yang harus
ditempuh oleh seseorang untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Dari pengertian
ini jika kita kaitkan ke dalam dunia pendidikan kurikulum merupakan pedoman
utama yang dipakai oleh guru, dosen dan pengajar untuk mencapai tujuan yang
diharapkan, tujuan ini bisa saja prestasi peserta didik, mutu pendidikan, nilai
yang lebih baik atau sikap dan keterampilan sesuai dengan standar yang
diharapkan.
Berdasarkan undang-undang 20 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional bahwa: ‘Kurikulum
adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan
pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan
pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu’.
Juga menurut pandangan ahli seperti Nasution (2006) bahwa kurikulum
merupakan serangkaian rencana yang disusun demi melancarkan proses
belajar-mengajar. Selain itu Nana Sudjana (2002) bahwa kurikulum
merupakan kumpulan niat dan harapan yang tertuang dalam bentuk program
pendidikan yang mana dilaksanakan oleh guru di sekolah.
Dari pandangan tersebut, bahwa kurikulum merupakan serangkaian rencana
pembelajaran, mulai dari awal sampi akhir yang tertuang dalam bentuk program
pendidikan agar menjadi pedoman utama bagi pendidik, sekolah dan pengemban
pendidikan.
Begitu juga yang ada dalam kurikulum pendidikan dan pelatihan (diklat),
merupakan pedoman utama pelaksanaan diklat, mulai dari awal hingga akhir
pelaksanaan diklat, baik di dalamnya berupa tujuan, isi, bahan ajar, perangkat,
metode diklat, pendekatan dan hal-hal menyangkut proses pembelajaran.
2. Komponen Utama Kurikulum
Komponen kurikulum merupakan bagian terpenting dalam mendukung
penyempurnaan kurikulum, artinya komponen ini bagian terpenting jika seseorang
menyusun kurikulum baik itu kurikulum pendidikan formal, non formal atau
kurikulum pendidikan dan pelatihan (diklat), diantara komponen kurikulum yang
dimaksud sebagai berikut:
1. Komponen
Tujuan
Pada komponen tujuan
berhubungan dengan hasil yang diharapkan dari proses pembelajaran. Misalnya;
kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, dan keterampilan.
2. Isi atau Materi
Komponen isi dan
materi berhubungan dengan segala aspek, termasuk materi pelajaran atau kegiatan
peserta didik yang terarah sesuai dengan tujuan pendidikan
3. Strategi Pelaksanaan
Komponen strategi berhubungan dengan metode, pendekatan, serta
peralatan yang digunakan dalam proses pelaksanaan kurikulum agar tujuan
pembelajaran dapat tercapai dengan baik.
4. Evaluasi
Komponen evaluasi berhubungan dengan proses penilaian terhadap
tingkat ketercapaian tujuan dan efektivitas suatu kurikulum dalam proses
pembelajaran. Dengan adanya evaluasi, maka dapat ditentukan apakah suatu
kurikulum dapat dipertahankan atau tidak, atau diperbaiki agar lebih baik lagi
(www.maxmanroe.com).
3. Konsep
Kurikulum Pendidikan da Pelatihan
Kurikulum pendidikan dan pelatihan (diklat) harus mengacu pada
standar kompetensi yang mencapainya, artinya kurikulum diklat tidak terlepas dari
tujuan dan capaian yang diharapkan, sama seperti kurikulum pendidikan umum
semua harus punya standar dan ketentuan yaitu kompetensi yang diharapkan.
Begitu juga dalam kurikulum diklat. Diantara hal penting yang perlu diperhatikan
dalam kurikulum diklat yaitu:
1) Kompetensi yang berkenaan dengan kemampuan peserta diklat dalam
meningkatkan pengetahuan, teknis/keterampilan, serta sikap dan perilaku
2) Kompetensi untuk meningkatkan pengalaman belajar peserta
diklat sesuai dengan bidangnya masing-masing
3) Kompetensi yang mengambarkan hasil belajar (learning
outcomes) yang menjelaskan hal-hal yang dilakukan peserta didik setelah melalui
proses pembelajaran
4) Kompetensi kemampuan peserta pelatihan melakukan sesuatu oleh
karena itu harus didefinisikan secara jelas dan spesifik mengenai hal-hal yang
hendak dicapai oleh peserta pelatihan
Diantar hal penting yang perlu diperhatikan dalam
kurikulam diklat, bahkan ini akan tertuang dalam draf kurikulum diklat,
diantaranya sebagai berikut:
1. Tujuan pelatihan
Dalam
merencanakan pendidikan dan latihan, hal pertama yang harus diperhatikan adalah
penentuan tujuan. Adanya tujuan Pendidikan dan latihan membuat kegiatannya
dapat terarah, apakah pendidikan dan latihan tersebut bertujuan peningkatan
pengetahuan, keterampilan atau ada tujuan lain.
2. Manfaat pelatihan
Setiap
pelaksanaan kegiatan diharapkan dapat membawa manfaat, baik untuk individu
maupun untuk organisasi.
3. Materi pelatihan
Materi yang
diberikan kepada peserta pendidikan dan latihan harus disesuaikan dengan
tujuan. Apabila tujuannya adalah peningkatan keterampilan, mestinya materi yang
diberikan akan lebih banyak bersifat praktek.
4. Waktu dan tempat pelatihan dilaksanakan
Pelaksanaan
pendidikan dan latihan harus memperhitungkan waktu, karena adanya pengaturan
waktu yang tepat, maka tidak ada jam efektif yang terbuang. Hal ini dapat
dilakukan dengan menggunakan rotasi pendidikan dan latihan. Selain waktu, tempat
juga menentukan berhasil dan tidaknya pendidikan dan latihan. Tempat yang
tepat, sesuai dengan metode dan tujuan, akan mendukung bagi tercapainya
pelaksanaan pendidikan dan latihan yang tepat.
5. Pelatih dan karyawan yang akan dilatih
Pelatih dan
karyawan merupakan faktor utama terselenggaranya pendidikan dan latihan.
Meskipun sarana dan prasarana memadai, kalau tidak ada pelatih dan karyawan,
maka tidak akan terjadi pendidikan dan latihan. Pelatih adalah seseorang yang
menyampaikan materi pendidikan dan latihan sesuai tujuan, sedangakan karyawan
adalah orang yang menerima pengetahuan dan keterampilan yang diajarkan.
6. Biaya yang dibutuhkan dalam pelatihan
Kegiatan
tanpa adanya biaya, maka tidak akan menghasilkan yang maksimal. Hal ini
disebabkan semua aktivitas selalu membutuhkan dana, betapa pun kecil.
7. Metode pelatihan yang dipakai
Pelaksanaan
pendidikan dan latihan harus menggunakan metode yang tepat, hal ini disebabkan
ketepatan metode akan sangat berpengaruh terhadap hasil pendidikan dan latihan
yang dijalankan. Situasi dan kondisi pendidikan dan latihan harus
diperhitungkan, sehingga penerapan metode dapat disesuaikan.
8. Fasilitas yang diperlukan dalam pelatihan
Fasilitas
yang dimaksudkan di sini adalah fasilitas yang mendukung kegiatan, misalnya fasilitas
penginapan, makan dan sebagainya.
Dari gambaran tersebut setidaknya dalam konsep kurikulum diklat tidak
jauh dari kurikulum pendidikan umum, karena di dalam memuat juga tujuan,
rencana pembelajaran, metode, pendekatan, model diklat, alat dan bahan yang
digunakan, termasuk peserta dan waktu pelaksanaan. Artinya bahwa dalam
kurikulum diklat harus memuat secara detail mulai dari perencaan awal sampai
tahap akhir hingga teknik evaluasi diklat.
Daftar Referensi
_______________2014. Konsep Pendidikan Dan
Pelatihan. http://izzaucon.blogspot.com
Nasution. 2006. Kurikulum dan Penganjaran. PT. Bumi Aksara,
Jakarta
Nana Sudjana. 2002. Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum di
Sekolah. Sinar Baru Al-gesindo. Bandung
Neni Rohaeni. Yoyoh Jubaedah. Model desain kurikulum pelatihan
profesi guru vokasional berbasis technological curriculum. Dosen jurusan PKK
FPTK UPI. http://jurnal.upi.edu
_______________Pengertian Kurikulum: Fungsi, Manfaat, dan Komponen
Kurikulum. https://www.maxmanroe.com
Purta. 2020. Pengertian Kurikulum: Fungsi,
Tujuan, Sejarah Contoh & Komponen Kurikulum. https://salamadian.com/pengertian-kurikulum
______________Undang-Undang 20 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional

Tidak ada komentar:
Posting Komentar